Breaking News

Al Fajri Asamin Raih Sertifikasi Pelatih Fitness dari RAI Institute, Siap Majukan Dunia Kebugaran di Banggai

Luwuk, Banggai, Sulteng - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah asal Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Al Fajri Asamin resmi menyandang sertifikasi Certified Advanced Fitness Trainer setelah menyelesaikan program pelatihan Advanced Fitness Trainer yang diselenggarakan RAI Institute di Bandung.

RAI Institute merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan kebugaran yang didirikan oleh legenda binaraga nasional, Ade Rai. Program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan profesi sebagai pelatih kebugaran.
Sertifikasi yang diterima Al Fajri terdiri atas Certificate of Completion dan Certificate of Attendance pada program Advanced Fitness Trainer. Kedua sertifikat tersebut ditandatangani oleh Ade Rai selaku Founder RAI Institute dan Halim Jiang selaku Principal RAI Institute.

Melalui program tersebut, Al Fajri mendapatkan pembekalan terkait berbagai aspek kebugaran, antara lain anatomi, fisiologi, nutrisi, penyusunan program latihan, hingga etika profesi sebagai personal trainer.

Bagi Al Fajri, sertifikasi tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi menjadi tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya bagi masyarakat di Kabupaten Banggai, khususnya di Kota Luwuk.

“Saya sangat bersyukur dan bangga. Ini bukan hanya sekadar sertifikat, tetapi juga amanah dan tanggung jawab. Ilmu yang saya dapatkan dari Coach Ade Rai akan saya implementasikan untuk memajukan dunia kebugaran di Banggai, khususnya di Luwuk,” ujar Al Fajri saat ditemui awak media usai menerima sertifikat, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Al Fajri, kesadaran masyarakat Banggai terhadap pentingnya pola hidup sehat dan aktivitas olahraga terus menunjukkan perkembangan. Namun, menurut dia, peningkatan minat tersebut perlu diimbangi dengan pendampingan dari pelatih yang memiliki kompetensi dan sertifikasi.

Ia menilai, latihan kebugaran yang dilakukan tanpa pemahaman mengenai teknik, beban latihan, anatomi maupun kondisi fisik seseorang dapat meningkatkan risiko cedera.

Karena itu, kehadiran tenaga profesional di bidang kebugaran dinilai penting untuk membantu masyarakat menjalani program latihan secara lebih aman, terarah dan terukur.

Dengan sertifikasi yang telah diperolehnya, Al Fajri berkomitmen untuk mengembangkan pengetahuan dan pengalamannya di bidang fitness sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan budaya hidup sehat di Kabupaten Banggai.

Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda daerah untuk melihat industri kebugaran sebagai salah satu bidang yang memiliki peluang untuk dikembangkan, baik sebagai atlet maupun sebagai tenaga profesional.

“Harapan saya, semakin banyak anak muda Banggai yang tertarik dengan olahraga dan kebugaran. Bukan hanya untuk membentuk fisik, tetapi juga membangun pola hidup sehat dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan,” pungkasnya. (Muhlis Asamin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS