Moilong, Banggai - Bukan sekadar banyak mengumpulkan medali, kedisiplinan dan kesiapsiagaan kontingen justru menjadi penentu dalam perebutan gelar Kwarran Tergiat Kegiatan pada Kemah Prestasi (KP)-4 Kwarcab Banggai Tahun 2026 di Desa Argakencana, Kecamatan Moilong.
Tuan rumah Kwarran Moilong akhirnya keluar sebagai Juara I, disusul Kwarran Luwuk Kota di posisi II dan Kwarran Nambo di posisi III.
KP-4 Moilong yang berlangsung sejak 28 September hingga 3 Oktober 2026 tersebut diikuti 24 Kwarran dengan total 6.034 peserta. Khusus Kontingen Kwarran Nambo, sebanyak 200 peserta dikirim untuk mengikuti kegiatan yang terdiri dari Pramuka Penggalang tingkat SD dan SMP serta satu Gugus Depan (Gudep) Penegak.
KP-4 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, dalam upacara penutupan yang dihadiri jajaran Kwarcab Banggai dan para kontingen peserta.
Sebelum upacara penutupan, panitia terlebih dahulu membacakan hasil penilaian dari seluruh item kegiatan dan perlombaan yang diikuti para peserta.
Pengurus Kwarcab Banggai, Tahir Panok, menjelaskan bahwa sistem penilaian pada KP-4 kali ini mengalami perubahan. Penentuan juara tidak semata-mata didasarkan pada jumlah medali atau perolehan emas, tetapi menggunakan konsep Kwarran Tergiat Kegiatan.
Menurut Tahir, penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kedisiplinan peserta, kondisi dan aktivitas perkemahan, kesiapsiagaan kontingen, hingga penampilan dalam berbagai perlombaan.
"Peserta ada yang mengikuti seluruh kegiatan, ada juga yang hanya mengikuti sebagian. Karena itu, penilaian diubah menggunakan metode Tergiat," jelas Tahir yang juga merupakan salah satu tim juri.
Dengan metode tersebut, prestasi sebuah kontingen tidak hanya ditentukan oleh hasil perlombaan, tetapi juga bagaimana peserta menjalankan aktivitas selama berada di bumi perkemahan.
Tahir mengungkapkan, salah satu aspek yang menjadi perhatian tim juri adalah aktivitas peserta di luar waktu kegiatan. Masih ditemukannya peserta maupun aktivitas perkemahan yang berlangsung pada jam istirahat turut menjadi bagian dari evaluasi dan memengaruhi hasil penilaian.
Sementara itu, Pimpinan Kontingen (Pimkon) Kwarran Nambo, Guril Ahmad, mengaku puas dengan capaian kontingennya yang kembali menempati posisi III Kwarran Tergiat Kegiatan.
Kepada media ini, Minggu (4/10/2026), Guril menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil yang datang secara kebetulan, melainkan buah dari perjuangan dan kerja sama seluruh tim.
"Kami bersyukur dan puas dengan capaian ini. Prestasi tersebut bukan lahir begitu saja, tetapi melalui perjuangan seluruh tim," ujar Guril.
Menurutnya, prestasi yang diraih Kontingen Kwarran Nambo pada KP-4 merupakan hasil perjuangan seluruh peserta, kolaborasi antar-Kwarran, Kamabigus dan Bina Damping, serta dukungan berbagai pihak.
Guril juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kecamatan Nambo, khususnya Kamabiran Zubhan Ahmad, S.Sos., serta para orang tua peserta yang turut memberikan dukungan selama kontingen mengikuti seluruh rangkaian KP-4.
Adapun hasil akhir Kwarran Tergiat Kegiatan KP-4 Tahun 2026 menempatkan Kwarran Moilong sebagai Juara I, Kwarran Luwuk Kota Juara II, dan Kwarran Nambo Juara III.
Upacara penutupan KP-4 turut dihadiri Ketua Kwarcab Banggai Syafrudin Hinelo bersama jajaran, Kamabiran se-Kabupaten Banggai, para Ketua Kwarran dan Pimkon, Kamabigus, Bina Damping, serta seluruh peserta Kemah Prestasi ke-4 Tahun 2026. (rin)

Social Header