Breaking News

Tak Hanya Jadi Penonton, Warga Desa Argakencana Ambil Peran di Balik Lancarnya KP-4 Moilong

Moilong, Banggai - Pelaksanaan Kemah Prestasi (KP) ke-4 Kwartir Cabang (Kwarcab) Banggai Tahun 2026 di Desa Argakencana, Kecamatan Moilong, bukan hanya menjadi ajang perkemahan bagi ribuan peserta. Di balik ramainya kegiatan, warga setempat turut mengambil peran dalam menjaga keamanan, ketertiban hingga memenuhi kebutuhan dasar peserta selama berada di lokasi.

Keterlibatan masyarakat terlihat dari peran Linmas, Karang Taruna dan berbagai elemen warga Desa Argakencana yang sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan ikut mendukung kelancaran kegiatan.

Desa Argakencana yang terdiri dari empat dusun ditetapkan sebagai tuan rumah KP-4 Moilong Tahun 2026. Kepadatan pengunjung mulai terasa sejak 25 September dan mencapai puncaknya saat pembukaan kegiatan pada Selasa (29/9/2026).

Danton Linmas Argakencana, Sumartono, saat ditemui Kamis (1/10/2026), mengatakan personel Linmas melakukan pengamanan mulai pukul 07.00 hingga 24.00 WITA dengan waktu istirahat yang diatur secara bergantian. Walaupun penentuan waktu tercacat sampai jam 24.00 WITA, namun secara sukarela pihaknya bersama anggota aktif melakukan pemantauan di lokasi perkemahan selama 1X24 jam.

Menurutnya, situasi selama kegiatan berlangsung sejauh ini aman dan lancar. Linmas baru menangani satu kejadian, yakni menemukan barang milik seorang pedagang kaki lima yang sempat tercecer dan kemudian berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

“Alhamdulillah aman dan lancar. Kami hanya menemukan barang milik penjual kaki lima yang sempat hilang. Pemiliknya berhasil ditemukan dan barang tersebut sudah dikembalikan,” ujar Sumartono.

Ia menjelaskan, jumlah personel Linmas Desa Argakencana sebanyak delapan orang. Namun, untuk sementara lima personel aktif membantu pengamanan di sekitar lokasi KP-4.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk membantu panitia menjaga ketertiban di lingkungan perkemahan, termasuk mendukung kelancaran aktivitas peserta dan pengunjung.

Selain Linmas, panitia lokal juga melibatkan Karang Taruna Desa Argakencana serta elemen masyarakat lainnya. Ketua Panitia Lokal, M. Danuri, mengatakan sekitar 90 orang dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan KP-4.

Mereka terdiri dari anggota Karang Taruna, Linmas dan masyarakat setempat. Tugas yang dijalankan meliputi penertiban lapak penjualan, pengaturan lahan parkir, membantu kelancaran arus lalu lintas serta menjaga ketertiban di sekitar lokasi perkemahan.

Panitia lokal juga berperan membantu peserta dalam pengangkutan sampah saat perkemahan berjalan serta mendukung Gugus Depan (Gudep) dalam proses pendirian tenda sebelum pembukaan KP-4 sesuai kesepakatan.

Tak hanya soal keamanan dan ketertiban, masyarakat juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar peserta, khususnya air bersih dan fasilitas buang air besar.
Pelayanan kebutuhan tersebut melibatkan warga yang tinggal di sekitar lokasi perkemahan dan dilakukan secara sukarela tanpa memungut biaya dari peserta.

Danuri mengatakan, keterlibatan panitia lokal telah dimulai sejak tahap perencanaan sekitar 1 September 2026. Selanjutnya, masyarakat ikut terlibat dalam pembersihan lokasi hingga penyiapan berbagai infrastruktur pendukung perkemahan.

Ia berharap pelaksanaan KP-4 dapat memberikan dampak positif bagi Kecamatan Moilong, khususnya Desa Argakencana, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan mempererat persatuan.

“Harapan kami, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi Kecamatan Moilong, khususnya warga Desa Argakencana. Semoga juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persatuan,” katanya.

Dari sisi keamanan, Sumartono berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung hingga selesai tanpa gangguan.

“Kami selaku Linmas berharap aman-aman saja dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hingga kegiatan selesai. Kepada peserta dan pengunjung, kami berharap ikut mendukung terciptanya kondisi Kamtibmas dengan mengikuti kegiatan secara tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Argakencana, Syarifudin, mengatakan Pemerintah Desa Argakencana mengapresiasi Kwarcab Banggai yang telah menunjuk desanya sebagai lokasi pelaksanaan KP-4 Tahun 2026.

Menurutnya, sebelumnya pemerintah desa telah mengusulkan agar kegiatan perkemahan tahun ini dilaksanakan di Desa Argakencana. Setelah dilakukan pengecekan lokasi oleh pihak Kwarcab bersama Kwarran Moilong, desa tersebut kemudian ditetapkan sebagai tuan rumah.

Syarifudin mengatakan, kesiapan desa tidak hanya dilakukan oleh pemerintah desa. Dukungan juga datang dari masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi perkemahan.

“Setelah dilakukan pengecekan, masyarakat khususnya yang berada di lingkungan perkemahan menyetujui dan mendukung sepenuhnya. Kami menyiapkan lahan sekitar 6,5 hektare di luar area lapangan,” jelasnya.

Untuk mempersiapkan lokasi, pemerintah desa bersama masyarakat melakukan kerja bakti secara gotong royong. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan aparat pemerintah desa se-Kecamatan Moilong, pemerintah kecamatan serta unsur Forkopimcam.

Selain membersihkan area perkemahan, pemerintah desa menyiapkan tenaga yang diperbantukan kepada tim Kwarran dan Kwarcab dalam penataan lokasi, termasuk membantu pengadaan sekitar 20 unit jamban serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya.

Syarifudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga KP-4 dapat terlaksana di Desa Argakencana.

“Alhamdulillah kegiatan sudah berjalan sejak dibuka hingga sekarang. Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif,” katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan peserta seperti air bersih dan fasilitas buang air besar juga mendapat perhatian dari warga sekitar. Masyarakat memberikan dukungan secara sukarela tanpa memungut biaya.

Pemerintah desa juga mengimbau seluruh peserta dan pendamping untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta segera berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila terjadi sesuatu yang membutuhkan penanganan bersama.

“Harapan kami, semua pihak bersama-sama membantu menjaga Kamtibmas selama kegiatan berlangsung. Kepada peserta maupun pendamping, apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang membutuhkan koordinasi, dapat berkomunikasi dengan pemerintah desa,” pungkas Syarifudin. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS